Bleaching Gigi Vs Veneer Gigi, Mana yang Efektif Bikin Gigi Putih?

harga bleaching gigi

Memiliki gigi putih berkilau pastinya menjadi impian semua orang. Selain membuat senyum makin menawan juga akan meningkatkan kadar rasa percaya diri dalam bersosial. Untuk mendapatkan gigi putih sempurna ini, ada dua perawatan yang bisa dicoba, Bleaching gigi dan Veneer Gigi.

Kedua prosedur ini termasuk dalam golongan perawatan untuk estetika gigi, bukan perawatan dasar. Dan, masing-masing punya perbedaan yang sangat signifikan. Bleaching gigi pada dasarnya lebih alami karena menggunakan bahan pemutih tanpa mengubah anatomi gigi. Bahannya yang digunakan bisa hidrogen peroksida atau karbamid peroksida.

Sementara veneer gigi hasilnya lebih permanen dan warna gigi lebih putih dari aslinya. Dan karena menggunakan bahan tambahan, veneer gigi bisa mengubah anatomi gigi. Jika dikerjakan disembarang tempat atau yang bukan ahlinya, besar kemungkinan struktur gigi bisa berubah.

Dari perbedaan ini bisa diambil kesimpulan, jika Anda ingin perawatan pemutihan gigi yang natural dan mudah, maka bleaching gigi bisa dipilih. Sementara jika ingin hasil yang tahan lama atau permanen dan gigi terlihat jauh lebih putih, maka Anda bisa memilih veneer.

Karena sifatnya non-invasif, bleaching cenderung minim efek samping. Pasien bahkan bisa jadi tidak merasakan keluhan atau menimbukan rasa sakit apa pun saat perawatan. Sementara pasien yang melakukan veneer bisa saja mengalami gigi ngilu atau rasa tidak nyaman di mulut.

Prosedur Bleaching Gigi

Proses yang mudah dan cepat menjadi salah satu keunggulan dari bleaching gigi. Anda bisa menghilangkan noda pada gigi dan membuat gigi semakin berkilau hanya dalam satu kali kunjungan dokter gigi.

Perawatan ini sendiri merupakan salah satu perawatan unggulan di Wibowo Dental Clinic dan dilakukan oleh dokter spesialis berpengalaman. Saat perawatan, dokter akan mengoleskan bahan pemutih ke permukaan gigi dan membiarkannya untuk beberapa waktu. Selama itu, bahan pemutih diserap ke dalam lapisan email dan dentin gigi Anda.

Begitu mencapai lapisan email, pemutih memulai reaksi kimia pada tingkat molekuler. Bahkan setelah bahan pemutih dibilas, pemutih ini ia akan terus bekerja melarutkan noda pada gigi selama 24 jam sesudah aplikasi awal.

Setelah 24 jam, bahan pemutih akan diserap oleh tubuh dan tidak efektif lagi. Jadi, bleaching hanya bisa menghilangkan noda yang ada pada saat itu saja. Itulah mengapa hal-hal yang bisa menodai gigi kamu setelah proses pemutihan bisa membuat hasilnya tidak bertahan lama.

Rata-rata hasil bleaching gigi bisa bertahan selama 6 bulan hingga 3 tahun. Sebenarnya ketahanan warna putih gigi hasil bleaching juga tergantung pada gaya hidup. Itulah mengapa bleaching gigi bahkan bisa bertahan hingga tiga tahun, sementara pada orang lain hanya sampai tiga atau enam bulan.

Dalam hal gaya hidup, dua faktor penting yang memengaruhi berapa lama bleaching gigi bisa bertahan adalah pola makan dan kebiasaan membersihkan gigi. Bila malas menjaga kebersihan gigi dan ditambah mengonsumsi makanan tertentu, maka noda gigi bisa kembali. Oleh karena itu, setelah mendapatkan perawatan, Anda tetap perlu menjaga dan merawatnya agar bisa bertahan lebih lama.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top