Gigi Sudah Ditambal Tapi Masih Sakit? Ini Penjelasannya

Gigi Sudah Ditambal tapi Masih Sakit

Gigi Sudah Ditambal Tapi Masih Sakit? Ini 7 Penyebab dan Kapan Harus ke Dokter Gigi

Gigi sudah ditambal tetapi masih terasa sakit atau ngilu? Kondisi ini cukup sering membuat pasien khawatir. Banyak orang mengira bahwa setelah gigi berlubang ditambal, rasa sakit akan langsung hilang sepenuhnya. Padahal, pada kondisi tertentu, gigi masih dapat mengalami rasa ngilu atau nyeri setelah prosedur penambalan.

Rasa tidak nyaman setelah tambal gigi bisa terjadi karena beberapa faktor. Pada sebagian kasus, rasa ngilu hanya bersifat sementara dan akan berangsur membaik. Namun, jika rasa sakit semakin parah, muncul terus-menerus, atau disertai pembengkakan, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.

Lalu, apa penyebab gigi sudah ditambal tetapi masih sakit? Berikut penjelasannya.

Apakah Normal Jika Gigi Masih Sakit Setelah Ditambal?

Rasa sensitif atau tidak nyaman setelah tambal gigi dapat terjadi, terutama jika gigi yang dirawat mengalami kerusakan cukup dalam. Gigi mungkin terasa ngilu ketika terkena makanan atau minuman yang dingin maupun panas, atau terasa sedikit sensitif ketika digunakan untuk mengunyah.

Namun, setiap kondisi gigi berbeda. Rasa sakit yang menetap atau semakin berat tidak sebaiknya dianggap sebagai hal yang normal tanpa pemeriksaan lebih lanjut.

Jika keluhan tidak membaik atau justru semakin parah, dokter gigi perlu melakukan pemeriksaan untuk mengetahui penyebabnya.

7 Penyebab Gigi Sudah Ditambal Tapi Masih Sakit

1. Jaringan di Dalam Gigi Masih Mengalami Iritasi

Jika lubang gigi cukup dalam dan lokasinya mendekati pulpa atau jaringan saraf gigi, proses pembersihan dan penambalan dapat membuat jaringan di dalam gigi mengalami iritasi.

Akibatnya, gigi dapat terasa sensitif setelah prosedur. Pada beberapa kondisi, rasa tidak nyaman dapat membaik seiring waktu. Namun, jika nyeri tidak kunjung membaik atau semakin berat, diperlukan pemeriksaan dokter gigi untuk memastikan kondisi pulpa gigi.

2. Kerusakan Gigi Sudah Mendekati atau Mengenai Saraf

Gigi berlubang yang sudah cukup dalam dapat menyebabkan kerusakan pada pulpa, yaitu bagian dalam gigi yang mengandung jaringan saraf dan pembuluh darah.

Jika kerusakan sudah mencapai bagian tersebut, menambal lubang pada permukaan gigi saja mungkin tidak cukup untuk mengatasi sumber masalahnya.

Pada kondisi tertentu, dokter gigi dapat mempertimbangkan perawatan saluran akar untuk membersihkan jaringan yang mengalami infeksi atau kerusakan dan mempertahankan gigi agar tetap dapat digunakan.

Baca juga: Perawatan Saluran Akar Gigi, Diapain Aja Sih?

3. Tambalan Terlalu Tinggi

Salah satu kemungkinan penyebab gigi terasa sakit setelah ditambal adalah posisi tambalan yang sedikit terlalu tinggi.

Kondisi ini biasanya lebih terasa ketika gigi digunakan untuk menggigit atau mengunyah. Gigi yang ditambal menerima tekanan lebih besar dibandingkan gigi di sekitarnya sehingga dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.

Jika penyebabnya adalah posisi tambalan, dokter gigi dapat melakukan pemeriksaan dan penyesuaian pada permukaan tambalan agar kontak gigitan menjadi lebih sesuai.

4. Tambalan Mengalami Kerusakan atau Kebocoran

Tambalan gigi dapat mengalami kerusakan seiring waktu. Tekanan saat mengunyah, kebiasaan tertentu, atau kondisi gigi yang mendasarinya dapat menyebabkan tambalan retak, pecah, atau mengalami kebocoran.

Ketika tambalan tidak lagi menutup area gigi dengan baik, bakteri dan sisa makanan dapat masuk ke celah tersebut. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi kembali dan menyebabkan rasa sakit.

Jika tambalan terlihat retak, pecah, terlepas, atau gigi kembali terasa sakit setelah sebelumnya membaik, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter gigi.

5. Gigi Mengalami Sensitivitas Setelah Perawatan

Setelah prosedur tambal gigi, sebagian pasien dapat mengalami sensitivitas terhadap rangsangan tertentu, seperti makanan dan minuman dingin atau panas.

Sensitivitas ini dapat dipengaruhi oleh kedalaman kerusakan gigi sebelum ditambal dan kondisi jaringan gigi yang masih beradaptasi setelah perawatan.

Namun, apabila rasa ngilu berlangsung lama, semakin sering muncul, atau terasa semakin kuat, jangan hanya mengandalkan waktu untuk menunggu keluhan hilang. Pemeriksaan diperlukan untuk mengetahui penyebabnya.

6. Masih Ada Masalah pada Gigi yang Belum Teratasi

Tidak semua rasa sakit setelah tambal gigi berasal dari tambalan itu sendiri.

Keluhan dapat berkaitan dengan kondisi lain pada gigi atau jaringan di sekitarnya. Karena itu, dokter gigi perlu melakukan pemeriksaan secara menyeluruh untuk mengetahui sumber rasa sakit.

Dalam beberapa kasus, pemeriksaan tambahan seperti foto rontgen gigi mungkin diperlukan untuk membantu melihat kondisi yang tidak dapat diketahui hanya dari pemeriksaan visual.

7. Terjadi Infeksi pada Jaringan di Dalam atau Sekitar Gigi

Jika gigi yang sebelumnya berlubang mengalami infeksi yang sudah mencapai jaringan pulpa atau jaringan di sekitar akar, pasien dapat merasakan nyeri yang lebih berat.

Gejala yang perlu diperhatikan antara lain:

  • Sakit gigi yang berdenyut dan menetap
  • Nyeri yang semakin parah
  • Gigi terasa sakit saat menggigit
  • Gusi di sekitar gigi mengalami pembengkakan
  • Muncul benjolan atau tanda infeksi pada gusi
  • Nyeri yang mengganggu tidur atau aktivitas sehari-hari

Jika muncul gejala tersebut, sebaiknya segera periksa ke dokter gigi agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.

Gigi Ditambal Tapi Sakit Saat Menggigit, Apa Penyebabnya?

Jika rasa sakit terutama muncul ketika gigi digunakan untuk menggigit atau mengunyah, salah satu kemungkinan yang perlu diperiksa adalah kontak gigitan pada tambalan.

Tambalan yang sedikit terlalu tinggi dapat membuat gigi menerima tekanan lebih besar ketika rahang menutup. Dokter gigi dapat memeriksa hubungan gigitan dan melakukan penyesuaian jika memang diperlukan.

Namun, sakit saat menggigit juga dapat disebabkan oleh masalah lain, sehingga diagnosis tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan gejala tersebut.

Gigi Ngilu Setelah Ditambal Saat Minum Dingin atau Panas

Rasa ngilu ketika mengonsumsi makanan atau minuman dingin dan panas dapat terjadi setelah tambal gigi, terutama jika kerusakan sebelumnya cukup dalam.

Jika rasa ngilu hanya berlangsung singkat dan secara bertahap berkurang, dokter mungkin akan menyarankan pemantauan terlebih dahulu.

Sebaliknya, jika rasa sakit bertahan lama setelah rangsangan panas atau dingin berhenti, semakin parah, atau muncul secara spontan tanpa pemicu, kondisi tersebut perlu diperiksa lebih lanjut oleh dokter gigi.

Kapan Harus Kembali ke Dokter Gigi?

Sebaiknya jangan menunda pemeriksaan apabila:

  • Rasa sakit semakin parah dari hari ke hari
  • Gigi terasa sakit ketika menggigit
  • Nyeri muncul secara spontan tanpa pemicu
  • Rasa sakit mengganggu tidur
  • Gusi di sekitar gigi membengkak
  • Muncul benjolan atau tanda infeksi pada gusi
  • Tambalan retak, pecah, atau terlepas
  • Gigi yang sebelumnya sudah membaik kembali terasa sakit

Semakin cepat penyebabnya diketahui, semakin cepat pula dokter dapat menentukan perawatan yang sesuai.

Apakah Gigi yang Sudah Ditambal Bisa Membutuhkan Perawatan Saluran Akar?

Bisa. Tambal gigi dan perawatan saluran akar merupakan dua prosedur yang berbeda dan dilakukan berdasarkan kondisi gigi.

Tambal gigi umumnya digunakan untuk memperbaiki kerusakan pada struktur gigi yang masih dapat ditangani dengan penambalan. Sementara itu, perawatan saluran akar dapat diperlukan ketika jaringan pulpa di dalam gigi mengalami kerusakan atau infeksi yang membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Keputusan untuk melakukan perawatan saluran akar tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan rasa sakit. Dokter gigi akan melakukan pemeriksaan dan, bila diperlukan, pemeriksaan penunjang seperti rontgen untuk menentukan diagnosis dan pilihan perawatan.

Baca juga: Perawatan Saluran Akar Sekali Kunjungan di Wibowo Dental Clinic

Apa yang Sebaiknya Dilakukan Jika Gigi Masih Sakit Setelah Ditambal?

Jika gigi masih terasa sakit setelah ditambal, jangan mencoba memperbaiki atau mengorek tambalan sendiri.

Sementara menunggu pemeriksaan, Anda dapat menghindari makanan atau minuman yang memicu rasa sakit dan menjaga kebersihan gigi serta mulut dengan tetap menyikat gigi secara lembut.

Jika membutuhkan obat pereda nyeri, gunakan sesuai petunjuk dokter atau apoteker dan perhatikan aturan pakainya.

Yang paling penting adalah mencari tahu penyebab rasa sakit. Pengobatan yang tepat bergantung pada kondisi gigi masing-masing pasien.

Kesimpulan

Gigi sudah ditambal tetapi masih sakit tidak selalu berarti tambalan tersebut gagal. Rasa tidak nyaman dapat terjadi karena berbagai faktor, mulai dari sensitivitas setelah perawatan, iritasi jaringan di dalam gigi, masalah pada kontak gigitan, hingga kerusakan atau infeksi yang melibatkan jaringan pulpa.

Jika rasa sakit semakin parah, berlangsung terus-menerus, terasa saat menggigit, atau disertai pembengkakan, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan ke dokter gigi.

Dengan pemeriksaan yang tepat, dokter dapat mengetahui penyebab keluhan dan menentukan apakah gigi cukup ditangani dengan penyesuaian tambalan, perbaikan tambalan, perawatan saluran akar, atau tindakan lain sesuai kondisi pasien.

Konsultasikan Kondisi Gigi Anda

Setiap kondisi gigi memiliki penyebab dan kebutuhan perawatan yang berbeda. Jika Anda mengalami gigi yang masih sakit setelah ditambal dan keluhan tidak kunjung membaik, konsultasikan kondisi tersebut kepada dokter gigi untuk mendapatkan pemeriksaan dan diagnosis yang tepat.

Wibowo Dental Clinic Surabaya menyediakan layanan pemeriksaan dan perawatan gigi dengan dukungan dokter gigi dan fasilitas perawatan yang sesuai dengan kebutuhan pasien.

Jangan menunda pemeriksaan jika rasa sakit semakin berat atau disertai pembengkakan. Penanganan lebih awal dapat membantu mencegah masalah gigi berkembang menjadi lebih serius.

FAQ

Apakah normal gigi masih sakit setelah ditambal?

Rasa sensitif atau tidak nyaman dapat terjadi setelah tambal gigi. Namun, jika rasa sakit semakin berat, menetap, atau disertai gejala lain, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter gigi.

Berapa lama gigi sakit setelah ditambal?

Lama rasa tidak nyaman dapat berbeda pada setiap orang dan bergantung pada kondisi gigi sebelum ditambal. Jika keluhan tidak membaik atau justru semakin parah, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kenapa gigi sakit saat menggigit setelah ditambal?

Salah satu kemungkinan adalah tambalan terlalu tinggi sehingga menerima tekanan lebih besar saat menggigit. Namun, penyebab lain juga mungkin terjadi sehingga pemeriksaan dokter gigi diperlukan.

Apakah gigi yang sudah ditambal bisa harus dirawat saluran akar?

Bisa, terutama jika kerusakan atau infeksi sudah melibatkan jaringan pulpa gigi. Dokter gigi akan menentukan kebutuhan perawatan berdasarkan hasil pemeriksaan.

Kapan harus segera ke dokter gigi?

Segera lakukan pemeriksaan jika sakit semakin parah, gigi sakit saat menggigit, muncul pembengkakan, terdapat tanda infeksi, atau rasa sakit mengganggu tidur dan aktivitas sehari-hari.

Scroll to Top