Implan Gigi Bisa Lepas? Kenali Penyebab, Gejala, dan Solusinya

Implan Gigi Bisa Lepas

Banyak yang bertanya, implan gigi bisa lepas atau tidak? Jawabannya, implan gigi memang dirancang bertahan kuat di tulang rahang. Tetapi pada kondisi tertentu implan bisa mengalami kegagalan dan menjadi longgar atau bahkan lepas.

Implan gigi sendiri merupakan salah satu solusi untuk menggantikan gigi yang hilang. Berbeda dengan gigi tiruan biasa, implan dipasang ke dalam tulang rahang. Jadi butuh proses penyatuan antara implan dan tulang yang disebut osseointegrasi.

Namun, keberhasilan implan tidak hanya bergantung pada prosedur pemasangannya. Kondisi tulang, kebersihan mulut, kebiasaan pasien, serta perawatan setelah pemasangan juga ikut menentukan daya tahan implan.

Mengapa Implan Gigi Bisa Lepas?

Ada beberapa faktor yang dapat membuat implan gigi bisa lepas. Salah satunya adalah kegagalan osseointegrasi. Ini merupakan kondisi ketika implan tidak menyatu dengan tulang rahang secara optimal. Akibatnya, implan dapat terasa goyang dan tidak mampu menopang gigi pengganti dengan baik.

Selain itu, infeksi di sekitar implan juga perlu diwaspadai. Kondisi yang dikenal sebagai peri-implantitis dapat menyebabkan jaringan dan tulang di sekitar implan mengalami kerusakan. Jika terus berkembang, penyangga implan bisa berkurang sehingga implan menjadi longgar.

Faktor lainnya adalah tekanan berlebihan pada implan, kebersihan mulut yang kurang terjaga, kondisi tulang rahang yang tidak memadai. Termasuk juga  kebiasaan seperti merokok yang dapat mengganggu proses penyembuhan.

Tanda Implan Gigi Mulai Bermasalah

Implan gigi yang bermasalah biasanya dapat menunjukkan beberapa tanda. Salah satunya adalah muncul rasa goyang ketika implan atau gigi pengganti disentuh atau digunakan untuk menggigit.

Rasa tidak nyaman, nyeri saat mengunyah, gusi bengkak, kemerahan, perdarahan, atau munculnya nanah di sekitar implan juga sebaiknya tidak diabaikan. Yang perlu diperhatikan, tidak semua masalah implan langsung menimbulkan rasa sakit. Karena itu, pemeriksaan rutin tetap penting meskipun implan terasa baik-baik saja.

Jika implan terasa longgar, sebaiknya jangan mencoba mengencangkan atau memperbaikinya sendiri. Dokter gigi perlu melakukan pemeriksaan untuk mengetahui apakah masalah berasal dari bagian mahkota gigi, konektor, atau justru implan yang berada di dalam tulang.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Implan Gigi Lepas?

Jika implan gigi mulai terasa goyang, langkah terbaik adalah segera lakukan pemeriksaan ke dokter gigi. Semakin cepat penyebabnya diketahui, semakin mudah menentukan penanganan yang sesuai.

Dokter dapat melakukan pemeriksaan klinis. Jika bila diperlukan, pemeriksaan radiografi untuk melihat kondisi tulang serta jaringan di sekitar implan. Penanganannya akan disesuaikan dengan penyebab dan tingkat masalahnya.

Dalam kondisi tertentu, masalah mungkin hanya berada pada komponen gigi di atas implan dan tidak berarti implan yang tertanam di tulang harus dilepas. Namun, jika terjadi kegagalan integrasi atau kerusakan jaringan yang berat, dokter perlu menentukan tindakan berdasarkan kondisi pasien. Untuk konsultasi mengenai permasalahan gigi dan mulut, Hubung Wibowo Dental Clinic di sini.

Scroll to Top