Umumnya kita menyikat gigi dua kali sehari. Tapi apakah pernah mempertanyakan jenis pasta gigi yang digunakan sesuai dengan kondisi gigi ? Padahal memilih pasta gigi yang tepat sama pentingnya dengan teknik menyikat gigi itu sendiri.
Sayangnya, kebanyakan orang memilih berdasarkan iklan, harga, atau sekadar kebiasaan. Dan tanpa mempertimbangkan kebutuhan spesifik giginya. Akibatnya, masalah gigi yang sebenarnya bisa diatasi justru terus berlanjut tanpa solusi yang tepat.
Apa yang Sebenarnya Ada di Dalam Pasta Gigi?
Sebelum memilih produk yang tepat, penting memahami kandungan utama pada pasta gigi dan fungsinya. Fluoride adalah bahan aktif terpenting. Ia berfungsi memperkuat enamel dan mencegah pembentukan lubang pada gigi.
Hampir semua produk mengandung fluoride. Namun kadarnya berbeda-beda tergantung segmentasi produk. Selain fluoride, bahan abrasif ringan seperti silica digunakan untuk membantu mengangkat noda dan plak dari permukaan gigi.
Ada pula kandungan bahan desensitisasi seperti potassium nitrate atau stannous fluoride yang diformulasikan khusus untuk gigi sensitif dengan cara menutup tubulus dentin yang terbuka. Beberapa produk juga mengandung bahan pemutih berupa agen kimia atau partikel abrasif tambahan yang bekerja mengangkat noda permukaan.
Bagaimana Memilih Pasta Gigi Sesuai Kondisi Gigi?
Tidak ada satu produk yang cocok untuk semua orang. Berikut panduan berdasarkan kondisi gigi yang umum ditemui:
- Gigi sensitif: Pilih yang mengandung potassium nitrate atau stannous fluoride untuk memblokir sinyal nyeri dari dentin yang terekspos
- Gigi berlubang atau rentan karies: Prioritaskan kandungan fluoride dengan kadar yang cukup, minimal 1000 ppm untuk dewasa
- Gigi dengan noda membandel: Formula pemutih bisa membantu, namun penggunaan jangka panjang perlu dikonsultasikan karena kandungan abrasifnya
- Gigi anak-anak: Gunakan yang khusus anak dengan kadar fluoride lebih rendah sekitar 500 ppm untuk mencegah fluorosis
- Masalah gusi: Pilih formula yang mengandung antibakteri seperti triclosan atau zinc citrate untuk membantu mengurangi peradangan gusi
Kesalahan Umum dalam Penggunaan Pasta Gigi
Selain memilih jenis yang salah, banyak orang juga keliru dalam cara penggunaan pasta gigi sehari-hari. Kesalahan kecil yang dilakukan berulang justru bisa mengurangi manfaat yang seharusnya didapat:
- Takaran terlalu banyak: Ukuran yang tepat untuk orang dewasa hanyalah sebesar biji kacang polong.
- Langsung berkumur keras setelah menyikat: Berkumur terlalu cepat menghilangkan kandungan aktif sebelum sempat memberikan perlindungan optimal
- Menyimpan di tempat lembap: Kamar mandi yang selalu basah mempercepat kontaminasi pada ujung tube dan merusak formula di dalamnya
- Tidak memperhatikan tanggal kedaluwarsa: Kandungan aktif kehilangan efektivitasnya setelah melewati batas waktu yang tertera pada kemasan
Jangan biarkan mitos yang keliru menghalangi Anda dalam memilih pasta gigi yang baik sesuai kondisi Anda. Untuk konsultasi mengenai permasalahan gigi dan mulut, Hubung Wibowo Dental Clinic di sini.





